• Stress Management

    Manajemen stress adalah serangkaian metode dalam menghadapi stress guna menjauhi “pelarian” yang dapat berdampak buruk untuk kesehatan fisik, mental, hingga emosional.

    Penyebab stress bisa datang dari mana saja, mulai dari pekerjaan yang berat, hubungan yang kurang baik antar personal, atau hanya sekadar terjebak di kemacetan lalu lintas. Apabila tidak dikelola dengan baik, dapat menyebabkan orang tersebut mencari sebuah “pelarian” ke arah yang lebih buruk, seperti:

    a. Merokok

    b. Minum-minuman keras

    c. Makan berlebihan atau bahkan sengaja tidak makan

    d. Mengisolasi diri atau menjauh dari orang-orang tersayang

    e. Mengkonsumsi obat-obatan terlarang

    f. Menghabiskan waktu dengan tidak produktif

    g. Menunda-nunda pekerjaan

    h. Melampiaskan stress kepada orang yang tak bersalah dengan melakukan kekerasan, marah-marah, dan sejenisnya.

    Maka dari itu, penting bagi setiap orang memiliki manajemen stress yang baik, karena ini akan sangat bermanfaat dalam menghadapi hal-hal yang menyebabkan stress. Tujuan dari adanya manajemen stress adalah menjaga keseimbangan hidup, bahkan dapat membantu kita menikmati hidup meski sedang menghadapi berbagai tekanan dan tantangan dalam hidup. Tidak semua metode manajemen stress cocok dengan kita karena untuk mengetahui mana metode yang tepat kita harus menjalaninya terlebih dahulu supaya kita bisa mengetahui mana metode yang cocok.

    Berikut ini merupakan beberapa metode manajemen stress yang bisa kita lakukan secara mandiri:

    a. Mengetahui/mencari tahu penyebab stress : Langkah awal dari pengelolaan stress yang baik adalah dengan mencari tahu faktor utama penyebab stress itu sendiri. Berikutnya, tulislah jurnal selama kurang-lebih satu hingga dua minggu untuk memastikan apakah kondisi tersebutlah yang membuat kita sering merasa tertekan. Kemudian, catat dan pahami bagaimana diri kita merespons situasi tersebut.

    b. Hindari stress yang tidak perlu: Berikut ini beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghindari stress yang tidak perlu, yaitu:

    - Berani berkata tidak, baik dalam urusan pribadi maupun professional.

    - Pahami kemampuan dan batasan kita sendiri supaya tidak merasa terbebani.

    - Hindari orang-orang toxic.

    - Hindari topik-topik yang berpotensi membuat stress dan membuat perasaan tidak nyaman.

    - Atur jadwal harian dan tinggalkan aktivitas yang sekiranya tidak terlalu harus dilakukan untuk diselesaikan pada hari yang sama.

    c. Ubah kondisi yang menyebabkan stress : Contoh, bila penyebab stress adalah perlakuan atau sikap orang lain, cobalah untuk mengungkapkan apa yang dirasakan. Sampaikan hal ini dengan cara yang baik dan santun. Memendam emosi atau perasaan tidak akan menyelesaikan masalah. Dengan membicarakan hal ini, Anda dan orang tersebut bisa berkompromi untuk menemukan solusi terbaik.

    d. Adaptasi dengan penyeab stress : Jika kita merasa tidak bisa menghindari penyebab stress, mulailah beradaptasi dengan menghadapi dan menerimanya. Dengan cara ini dapat membantu dalam mengelola stress. Pribadi yang perfeksionis juga sangat rentan mengalami stress. Oleh sebab itu, cobalah mengubah standar yang sekiranya terlalu tinggi dan turunkan sedikit ekspektasi.

    e. Luangkan waktu untuk melakukan hal yang disukai/disenangi : Biasanya, cara seperti ini cukup efektif. Ada beberapa jenis kegiatan yang bisa dilakukan untuk terlepas dari stress, antara lain:

    - Berolahraga secara rutin,

    - Berbicara dengan teman atau orang terdekat,

    - Bermain dengan hewan peliharaan,

    - Mendengarkan musik yang anda sukai,

    - Minum teh atau kopi hangat,

    - Berkebun, dan refleksi.

    Meski begitu, istirahat tetap hal terpenting guna menjaga kesehatan fisik dan mental yang lebih baik.

    f. Terapkan gaya hidup sehat : Mulailah dengan melakukan diet sehat dengan makan makanan yang bergizi seimbang. Mengurangi konsumsi gula dan kafein juga dapat menjadikan suasana hati lebih stabil.

    Jangan lupa untuk tidur dengan waktu yang cukup, yakni 7–8 jam setiap malamnya. Kekurangan jam tidur bisa membuat tubuh mudah merasa lelah dan stress sehingga sulit berpikir dengan jernih.

    Stress Management Program merupakan Program dari unit perusahaan kami Specta Human Resource Solution.


    Tujuan :

    1.Memahami sifat stres dan dampaknya terhadap kesehatan dan perilaku

    2.Meningkatkan kelincahan dan ketahanan emosional

    3.Pelajari teknik perilaku khusus untuk mengurangi tingkat stres dan kesusahan.

    4.Pelajari teknik kognitif untuk meningkatkan penilaian stres yang akurat

    5.Pelajari strategi pemecahan masalah untuk menghadapi situasi yang menimbulkan stres atau potensi stres

    6. Integrasikan strategi koping kognitif dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari

    Program manajemen stres dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan dengan menyediakan pemberi kerja dan karyawandengan alat untuk mencegah dan mengurangi stres di tempat kerja.

    Program Materials :

    1. Workplace stress management

    2. Mindfulness session & practice

    3. Self-healing session & practice

    4. Time management & team organization

    5. Team communication & leadership skills

    6. Problem solving & decision making

    7. Reflection & feedback system

    8. Commitment

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar